Sabtu, 05 Oktober 2019

KISI - KISI SOAL TEMA I


Hari Senin, 7 Oktober 2019


KISI – KISI SOAL TEMA I

PKn
Ø  Contoh – contoh prilaku atau perbuatan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
Ø  Mengamati gambar  , gambar tersebut  prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai sila keberapa

Bahasa Indinesia
Ø  Menentukan ide pokok suatu paragraph
Ø  Kalimat utama dan kalimat penjelas
Ø  Langkah-langkah membuat cerita bedasarkan ide pokok
Ø  Paragraf deduktif , paragraph induktif
Ø  Letak ide pokok

IPA
Ø  Alat gerak pada manusia dan hewan
Ø  Kelainan pada tulang belakang
Ø  Jenis otot manusia dan fungsinya
Ø  Kelainan otot manusia
IPS
Ø  Letak geografis Indonesia
Ø  Pengelompokan Fauna di Indonesia
Ø  Iklim dan musim di Indonesia
Ø  Jenis pekerjaan yang memanfaatkan sumber daya alam
Ø  Indonesia sebagai Negara kepulauan dan negara maritim

SBdP
Ø  Langkah-langkah membuat gambar illustasi
Ø  Cover buku dan unsur – unsurnya, serta bagian – bagian cover buku
Ø  Komik dan langkah-langkah membuat komik
Ø  Jenis – jenis gambar illustrasi


Jangan lupa belajar dan baca bukunya ya nak!    


Rabu, 02 Oktober 2019

Kumpulan Soal Latihan


Hari Kamis, 3 Oktober 2019


1. Kewajiban utama seorang Pelajar ialah ……….
a. Membayar uang sekolah
b. Belajar
c. Membeli buku pelajaran
d. Mengerjakan PR

2. Pak Hardi, tidak dapat ikut kerja bakti karena beliau sakit, tindakan Pak Hardi yang tepat adalah ………..
a. Diam saja karena dia sedang sakit
b. Minta maaf kepada Pak RT
c. Minta maaf dan menyediakan makanan kecil bagi yang bekerja bakti
d. Membersihkan lingkungan sendiri bila ia sudah sembuh.

3. Hak dan Kewajiban harus dijalankan secara …………
a. Berbeda
b. Didahulukan
c. Seimbang
d. Diperoleh

4. Adi meminjam penggaris dari Ida, tampa sengaja pengaris tersebut patah, tindakan Adi yang tepat adalah ………..
a. Mengembalikan Penggaris dengan segera
b. Minta maaf dan mengembalikan penggaris yang patah itu
c. Mengganti kan dengan penggaris baru
d. Minta maaf dan menggantinya dengan penggaris baru

5. Ketika berkujung kerumah Paman Broto, Budi dan adiknya menemui pot bunga pecah, bunga dan tanahnya berserakan, tindakan Budi yang tepat adalah ……...
a. Menyuruh Adik membersihkannya
b. Memberi tahu Paman secepatnya
c. Membereskannya dan memberi tahu Paman
d. Memindahkan ketempat lain.

6. Salah satu tugas ketua kelas adalah ……..
a. Menjaga Persatuan dan Kesatuan Kelas
b. Melaporkan semua kegiatan kelas kepada guru
c. Membantu teman dalam menghadapi segala masalah
d. Menyiapkan barisan sebelum masuk kelas.

7. Apabila ada teman yang berbuat kesalahan, menurut mu tindakan yang tepat terhadapnya adalah …………
a. Hukum sesuai dengan kesalahannya
b. Nasehat agar dia tidak berbuat lagi
c. Dilaporkan kepada guru agar dia mendapat hukuman
d. Dibiarkan saja, sebab suatu saat ia pasti tidak salah lagi

8. Bila kamu mengalami kegagalan, maka sikapmu yang tepat adalah …….
a. Menyesal dan berjanji tidak akan gagal lagi
b. Menyesal dan berusaha menyalahkan orang lain.
c. Menerima dengan lapang dada dan berusaha bangkit kembali
d. Memarahi orang – orang yang menyebabkan kegagalan itu.

9. Salah satu kegiatan memelihara persatuan dan kesatuan adalah ……..
a. Membantu teman yang sedang kesulitan dalam membayar uang sekolah
b. Bergabung dengan salah satu kelompok bermain untuk mempertahankan lapangan bermain.
c. Mengerjakan tugas bersama – sama
d. Selalu mempunyai pendapat yang sama

10. Contoh tindakah kebebasan yang bertanggung jawab ialah ………..
a. Membuat lukisan dipagar rumah tetangga
b. Membunyikan petasan
c. Membuat puisi tentang pahlawan
d. Membuang sampah pada temapatnya.

11. Tanggung jawab terhadap Masyarakat dapat ditunjukan dengan melakukan tindakan …………
a. Membersihkan selokan di depan rumah sendiri
b. Membuat aquarium yang bisa disimpan dirumah
c. Membuat layang – layang untuk di jual
d. Ikut melaksanakan siskamling

12. Ketika akan bertamu, kita pertama – tama seharusnya ……….
a. Memberikan seyum
b. Menyampaikan doa
c. Mengucapkan salam
d. Mengajak bicara

13. Sewaktu orang lain sedang berbicara sebaiknya sikap kita ialah ……..
a. Mengabaikannya
b. Mendengarkan dengan baik
c. Ikut berbicara
d. Menyuruhnya berhenti

14. Seorang teman sekolahmu sakit, tidankanmu yang tepat adalah ………
a. Mendoakannya agar cepat sembuh
b. Membelikan mainan baginya
c. Mengirimkan makanan
d. Menghiburnya

15. Hormat menghormati antar pemeluk agama merupakan pengamalan dari pancasila, yaitu Sila ………
a. Pertama
b. Ketiga
c. Kedua
d. Keempat

Selasa, 01 Oktober 2019

TANGGA NADA



Hari Rabu, 2 Oktober 2019
                                                                                                     
Muatan SBdP

Saat menyanyikan sebuah lagu tentunya kita akan menggunakan nada-nada yang tersusun dalam sebuah tangga nada. Tangga nada merupakan susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada. Tangga nada dimulai dari salah satu nada dasar sampai dengan nada oktafnya, misalnya do, re, mi, fa, so, la, si, do.

Tangga nada dikelompokkan menjadi tangga nada diatonik dan tangga nada pentatonik. Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang terdiri dari tujuh buah nada dan menggunakan 2 macam jarak nada, yaitu jarak 1 (satu) dan 1/2 (setengah). Tangga nada ini terbagi atas dua macam, yaitu:

1. Tangga Nada Mayor
Sebagai contoh, tangga nada A mayor adalah C, D, E, F, G, A, B, C’. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
  • Bersifat riang gembira.
  • Bersemangat.
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do.
  • Memiliki pola interval : 1 , 1 , ½, 1 , 1 , 1, ½.

Dalam teori musik, skala mayor atau tangga nada mayor adalah salah satu tangga nada diatonik. Skala ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam skala mayor adalah: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½.

2. Tangga Nada Minor
Dalam teori musik, tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonik. Tangga nada ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam tangga nada minor (asli) adalah: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1. Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah A, B, C, D, E, F, G, A’.

Tangga nada minor dapat dilihat sebagai mode musik ke-enam dalam tangga nada mayor. Tangga nada minor kadangkala dianggap mempunyai bunyi yang cenderung lebih sedih dibandingkan dengan tangga nada mayor. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
  • Bersifat sedih.
  • Kurang bersemangat.
  • Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A.
  • Mempunyai pola interval : 1, ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1.

Tangga nada minor menggunakan tanda mula yang sama dengan tangga nada mayor yaitu c’ == Tanda mula tangga nada minor ==. Tanda mula yang sesuai dengan pola interval suatu tangga nada minor alami dianggap sebagai tanda mula untuk tangga nada minor tersebut. Tangga nada mayor dan minor yang memiliki tanda mula sama disebut sebagai relatif. Jadi, tangga nada C mayor merupakan mayor relatif dari tangga nada A minor, dan tangga nada C minor adalah minor relatif dari tangga nada A mayor.


PANTUN


Hari Rabu, 2 Oktober 2019
Muatan Bahasa Indonesia

Pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta memiliki sampiran dan isi. Sebelum mengenal apa saja jenis dari pantun, ada baiknya teman-teman memahami dengan baik dulu ciri-ciri dari jenis puisi lama yang satu ini. Tentu saja ini agar kalian dapat dengan mudah mengklasifikasikan sebuah puisi lama itu layak disebut pantun atau tidak. Memahami ciri-ciri pantun juga membuat kalian akan lebih mudah membuat jenis puisi yang satu ini.

Ciri-ciri Pantun
Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.

1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris
Jika prosa mengenal ada paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang berada dalam satu gagasan utama, jenis puisi lebih akrab menyebutnya sebagai bait. Tiap bait biasanya berisi untaian kata-kata yang berada dalam satu gagasan dan umumnya mempunyai ciri khas tersendiri bergantung jenis puisinya.
Khusus untuk pantun, puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.

2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris
Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah, tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.

3. Memiliki Sampiran dan Isi
Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.
Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.

4. Berima a-b-a-b
Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-b.
Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu terjadi antara sampiran dan isi.
 

tusriyah Template by Ipietoon Cute Blog Design