Jumat, 07 Februari 2020

Jum'at, 7 Pebruari 2020


Pengertian Keragaman Indonesia


Keragaman adalah suatu kondisi pada kehidupan masyarakat. Perbedaan seperti itu ada pada suku bangsa, ras, agama, budaya dan gender. Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa. Pemerintah harus bisa mendorong keberagaman tersebut menjadi suatu kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional.

Faktor Penyebab keberagaman Bangsa Indonesia

Keberagaman bangsa Indonesia dapat dibentuk oleh banyaknya jumlah suku bangsa yang tinggal di wilayah Indonesia dan tersebar di berbagai pulau dan daerah. Setiap suku bangsa memiliki ciri khas dan karakteristik sendiri pada aspek sosial dan budaya. Menurut penelitian badan statistik auat BPS, yang di lakukan tahun 2010,di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa. Keberagaman yang ada pada masyarakat, bisa saja menjadi tantangan hal itu disebabkan karena orang yang mempunyai perbedaan pendapat bisa lepas kendali. Munculnya perasaan kedaerahan dan kesukuan yang berlebihan dan dibarengi tindakan yang dapat merusak persatuan, hal tersebut dapat mengancam keutuhan NKRI. Karean itu adanya usaha untuk dapat mewujudkan kerukunan bisa dilakukan dengan menggunakan dialog dan kerjasama dengan prinsip kebersamaan, kesetaraan, toleransidan juga saling menghormati satu sama lain.

Keberagaman masyarakat Indonesia disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya sebagai berikut :

Letak strategis wilayah Indonesia
Kondisi negara kepulauan
Perbedaan kondisi alam
Keadaan transportasi dan kumunikasi
Penerimaan masyarakat terhadap perubahan

Keberagaman suku bangsa dan budaya

Budaya mempunyai sifat yang universal. Hal tersebut berarti ada berbagai sifat umum yang melekat dan menyatu pada setiap budaya yang ada dan dihasilkan. Beberapa sifat universal budaya tersebut di antaranya :

Kebudayaan merupakan milik bangsa
Kebudayaan adalah hasil belajar
Kebudayaan brdasar pada lambang
Kebudayaan dapat terintegrasi
Kebudayaan bisa disesuaikan
Kebudayaan selalu berubah
Kebudayaan bersifat nisbi dan relatif
Pada suatu budaya juga terdapat suatu pola prilaku yang biasa disebut patterm of behavior yang merupakan tat cara masyarakat.

Keberagaman Agama, Kepercayaan dan Ras di Indonesia
Keberagaman ini antara lain di pengaruhi oleh letak geografis di jalur perdagangan internasional. Dukungan kekayaan alam yang melimpah dan diperlukan oleh bangsa lain, maka perdagangan asing datang ke Indonesia. Selain melakukan kegiatan perdagangan, mereka juga menyebarkan ajaran agama dan kepercayaan yang mereka yakini yakni agama Hindu dan Budhamasuk dibawa oleh bangsa India yang sudah lama berdagang dengan Indonesia, lalu menyusul para pedagang Gujarat menyebarkan ajaran Islam. Kedatangan bangsa Eropa membawa agama kristen dan katolik, sedangkan pedagang Cina menganut agama Kong Hu Chu. Berbagai agama diterima oleh bangsa Indonesia sebab sebelumnya masyarakat sudah mengenal kepercayaan sperti animisme dan dinamisme. Juga sifat keterbukaan masyarakat Indonesia menerima budaya lain.

Keberagaman Ras bebrapa pakar mempunyai pendapat berbeda tentang pengertian ras, namun biasany ras dapat diartikan sebagai sekelompok besar manusia yang mempunyai ciri-ciri fisik yang sama. Manusia yang satu mempunyai perbedaan ras dengan manusia yang lainnya sebab adanya perbedaan ciri-ciri fisik seperti warna kulit, warna dan bentuk rambut, ukuran badan, bentuk badan, bentuk dan warna mata, dan ciri fisik lainnya. Masyarakat indonesia mempunyai keberagaman ras disebabkan oleh kehadiran bangsa asing ke wilayah Indonesia, sejarah penyebaran ras di sunia, letak geografis wilayah Indonesia. Beberapa ras yang ada di Indonesia seperti ras malayan-mongoloid yang tersebar di wilayah sumatra, jawa, bali, kalimantan sulawesi. Yang kedua adalah ras malanesoid yang tersebar di daerah Papua, maluku dan NTT. Ketiga ras Asiatic mongoloid seperti orang Tionghoa, korea dan jepang. Ras ini tinggal dan menyebar di seluruh wilayah Indonesia, namun terkadang mendiami daerah tertentu. Terakhir yaitu ras Kaukosoid yaitu orang India, timur Tengah, Australia, Eropa dan Amerika.












Kamis, 06 Februari 2020

Kamis, 6 Pebruari 2020

Perubahan wijud benda
Perubahan wujud zat ini bisa terjadi karena peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor.Perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atom/senyawa zat tersebut yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Semisal air untuk menjadi padat harus mencapai titik bekunya dan air menjadi gas harus mencapai titik didihnya


Membeku
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh peristiwa membeku yaitu air yang dimasukkan dalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan.

Mencair
Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh peristiwa mencair yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan, dan es krim yang dibiarkan di ruang terbuka, akan mencair dengan sendirinya.

Menguap
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis berubah menjadi gas.

Mengembun
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengembun adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan

Menyublim
Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis.

Mengkristal
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengkristal adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.[2]


Rabu, 05 Februari 2020

Rabu, 5 Pebruari 2020


KESNEKARAGAMAN SUKU BANGSA

Keanekaragaman Suku Bangsa di Indonesia
Sejak zaman dahulu bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk. Hal ini tercermin dari semboyan "Bhinneka tunggal Ika" yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Kemajemukan yang ada terdiri atas keragaman suku bangsa, budaya, agama, ras, dan bahasa.

Adat istiadat, kesenian, kekerabatan, bahasa, dan bentuk fisik yang dimiliki oleh suku-suku bangsa yang ada di Indonesia memang berbeda, namun selain perbedaan suku-suku itu juga memiliki persamaan antara lain hukum, hak milik tanah, persekutuan, dan kehidupan sosialnya yang berasaskan kekeluargaan.

Suku bangsa adalah golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan. Orang-orang yang tergolong dalam satu suku bangsa tertentu, pastilah mempunyai kesadaran dan identitas diri terhadap kebudayaan suku bangsanya, misalnya dalam penggunaan bahasa daerah serta mencintai kesenian dan adat istiadat.
Suku-suku bangsa yang tersebar di Indonesia merupakan warisan sejarah bangsa, persebaran suku bangsa dipengaruhi oleh factor geografis, perdagangan laut, dan kedatangan para penjajah di Indonesia. perbedaan suku bangsa satu dengan suku bangsa yang lain di suatu daerah dapat terlihat dari ciri-ciri berikut ini.

Tipe fisik, seperti warna kulit, rambut, dan lain-lain.

Bahasa yang dipergunakan, misalnya Bahasa Batak, Bahasa Jawa, Bahasa Madura, dan lain-lain.
Adat istiadat, misalnya pakaian adat, upacara perkawinan, dan upacara kematian.
Kesenian daerah, misalnya Tari Janger, Tari Serimpi, Tari Cakalele, dan Tari Saudati.
Kekerabatan, misalnya patrilineal(sistem keturunan menurut garis ayah) dan matrilineal(sistem keturunan menurut garis ibu).

Batasan fisik lingkungan, misalnya Badui dalam dan Badui luar.
Jumlah suku bangsa di Indonesia ratusan jumlahnya. Di bawah ini tabel persebaran suku bangsa.

Nanggroe Aceh Darussalam : Aceh , Alas , Gayo , Kluet , Simelu , Singkil , Tamiang ,Ulu .
Sumatera Utara : Karo , Nias , Simalungun , Mandailing , Dairi , Toba , Melayu , PakPak , maya-maya
Sumatera Barat : Minangkabau , Mentawai , Melayu , guci, jambak
Riau : Melayu , Siak , Rokan , Kampar , Kuantum Akit , Talang Manuk , Bonai , Sakai , Anak Dalam , Hutan , Laut .
Kepulauan Riau : Melayu, laut
Bangka Belitung : Melayu
Jambi : Batin , Kerinci , Penghulu , Pewdah , Melayu , Kubu , Bajau .
Sumatera Selatan : Palembang , Melayu , Ogan , Pasemah , Komering , Ranau Kisam , Kubu , Rawas , Rejang , Lematang , Koto, Agam
Bengkulu : Melayu , Rejang , Lebong , Enggano , Sekah , Serawai, Pekal, Kaur, Lembak
Lampung : Lampung , Melayu , Semendo , Pasemah , Rawas , Pubian, Sungkai, Sepucih
DKI Jakarta : Betawi
Banten : Banten
Jawa Barat : Sunda , Badui
Jawa Tengah : Jawa , Karimun , Samin, Kangean
D.I.Yogyakarta : Jawa
Jawa Timur : Jawa , Madura , Tengger, Asing
Bali : Bali , Jawa , Madura
NTB : Bali , Sasak , Bima , Sumbawa, Mbojo, Dompu, Tarlawi, Lombok
NTT : Alor , Solor , Rote , Sawu , Sumba , Flores , Belu, Bima
Kalimantan Barat : Melayu , Dayak(Iban Embaluh , Punan , Kayan , Kantuk , Embaloh , Bugan ,Bukat), Manyuke
Kalimantan Tengah : Melayu , Dayak(Medang , Basap , Tunjung , Bahau , Kenyah , Penihing , Benuaq) , Banjar , Kutai, Ngaju, Lawangan, Maayan, Murut, Kapuas
Kalimantan Timur : Melayu , Dayak(Bukupai , Lawangan , Dusun, Ngaju , Maayan)
Kalimantan Selatan : Melayu , Banjar , Dayak, Aba
Sulawesi Selatan : Bugis , Makasar , Toraja , Mandar
Sulawesi Tenggara : Muna , Buton ,Totaja , Tolaki , Kabaena , Moronehe , Kulisusu , Wolio
SulawesiTengah : Kaili , Tomini , Toli-Toli ,Buol , Kulawi , Balantak , Banggai ,Lore
Sulawesi Utara : Bolaang-Mongondow ,Minahasa , Sangir , Talaud , Siau , Bantik
Gorontalo : Gorontalo
Maluku : Ambon, Kei , Tanimbar , Seram , Saparua, Aru, Kisar
Maluku Utara : Ternate, Morotai, Sula, taliabu, Bacan, Galela
Papua Barat : Waigeo, Misool, Salawati, Bintuni, Bacanca
Papua Tengah : Yapen, Biak, Mamika, Numfoor
Papua Timur : Sentani, Asmat, Dani, Senggi

Sikap Menghormati Keragaman Suku Bangsa Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa kita yang mengungkapkan persatuan dan kesatuan yang berasal dari keanekaragaman. Walaupun kita terdiri atas berbagai suku yang beranekaragam budaya daerah, namun kita tetap satu bangsa Indonesia, memiliki bahasa dan tanah air yang sama, yaitu bahasa Indonesia dan tanah air Indonesia. Begitu juga bendera kebangsaan merah putih sebagai lambang identitas bangsa dan kita bersatu padu di bawah falsafah dan dasar negara Pancasila.




Selasa, 04 Februari 2020

Selasa, 4 Pebruari 2020

Soal soal volume  kubus dan balok

1.       Sebuah kubus mempunyai panjang sisi 6 cm. Tentukan volume kubus tersebut.
Jawab
S = 6
V = s x s x s
V = 6 x 6 x 6
V = 216 cm3.
Jadi, volume kubus tersebut adalah 216 cm3.

2.       Ani membawa kado ulang tahun untuk Winda. Kado tersebut berbentuk kubus. Panjang rusuk kado tersebut adalah 22 cm. Hitunglah volume kado tersebut.
Jawab
S = 22
V = s x s x s
V = 22 x 22 x 22
V = 10.648 cm3.
Jadi, volume kado tersebut adalah 10.648 cm3.

3.       Bak mandi Arman berbentuk kubus. Bak tersebut berisi air sampai penuh. Air yang dimasukkan 216 liter. Tentukanlah panjang sisi bak mandi Arman tersebut.
Jawab
V = 216
V = s x s x s
216 = s3
S3 = 216
S = 6 dm
Catatan : 216 liter = 216 dm3.
Jadi, panjang sisi bak mandi Arman adalah 6 dm

4.       Akuarium dirumah Risna berbentuk balok. Panjang 60 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. berapa cm3 kapasitas akuarium tersebut ???
Jawab
p = 60
l = 40
t = 50
V = p x l x t
V = 60 x 40 x 50
V = 120.000 cm3.
Jadi, volume akuarium tersebut adalah 120.000 cm3.

5.       Volume sebuah wadah diketahui 480 liter. Jika panjang wadah tersebut 10 dm dan lebarnya 8 dm, hitunglah tinggi wadah tersebut.
Jawab
V = 480
p = 10
l = 8
V = p x l x t
480 = 10 x 8 x t
480 = 80 x t
80 x t = 480
t = 480 : 80
t = 6 dm.
jadi, tinggi wadah tersebut adalah 6 dm.

6.       Sebuah kolam ikan dengan panjang 7 meter, lebar 6 meter, dana kedalamannya 60 cm. berapa literkah air pada kolam tersebut jika diisi penuh ???
Jawab
p = 7 m = 70 dm
l = 6 m = 60 dm
t = 60 cm = 6 dm
V = p x l x t
V = 70 x 60 x 6
V = 25.200 dm3
V = 25.200 liter.
Jadi, volume air yang dapat diisi secara penuh pada kolam ikan tersebut adalah 25.200 liter.

7.       Volume balok 1.785 dm3. Luas alasnya 105 dm2. Tinggi balok tersebut adalah …?
Jawab
V = 1.785
L = 105
V = p x l x t
V = (p x l) x t
V = L x t
1.785 = 105 x t
105 x t = 1.785
t = 1.785 : 105
t = 17 dm
jadi, tinggi baloktersebut adalah 17 dm.

8.       Volum sebuah balok adalah 15 kali volum kubus. Rusuk kubus 15 cm. volum balok tersebut adalah …???
Jawab
V  kubus = s x s x s = 15 x 15 x 15 = 3.375 cm3
V balok = 15 x V kubus = 15 x 3.375 = 50.625 cm3.
Jadi, volume balok tersebut adalah 50.625 cm3.

9.       Empat buah rusuk kubus panjangnya 56 cm. volum sebuah kubus adalah ???
Jawab
4 rusuk = 56 cm
1 rusuk = 56 : 4 = 14 cm
V = s x s x s
V = 14 x 14 x 14
V = 2.744 cm3.
Jadi, volume sebuah kubus adalah 2.744 cm3.

10.   Diketahui panjang sebuah balok adalah tiga kali lebarnya, lebar = 8 cm, dan tinggi 12 cm. berapakah volume balok tersebut ???
Jawab
p = 3 x l = 3 x 8 = 24
l = 8
t = 12
V = p x l x t
V = 24 x 8 x 12
V = 2.304 cm3.
Jadi, volume balok tersebut adalah 2.304 cm3.


Selasa, 4 Pebruari 2020


Perubahan Wujud Benda

Perubahan wujud zat adalah perubahan termodinamika dari satu fase benda ke keadaan wujud zat yang lain.

Perubahan wujud zat ini bisa terjadi karena peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor.Perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atom/senyawa zat tersebut yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Semisal air untuk menjadi padat harus mencapai titik bekunya dan air menjadi gas harus mencapai titik didihnya

Perubahan wujud zat digolongkan menjadi enam peristiwa sebagai berikut

Membeku
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh peristiwa membeku yaitu air yang dimasukkan dalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan.

Mencair
Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh peristiwa mencair yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan, dan es krim yang dibiarkan di ruang terbuka, akan mencair dengan sendirinya.

Menguap
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis berubah menjadi gas.

Mengembun
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengembun adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan

Menyublim
Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis.

Mengkristal
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengkristal adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.

Senin, 03 Februari 2020

Senin, 3 Pebruari 2020

 Permukaan Kubus
Permukaan kubus ialah sebuah jumlah luas  yang seluruh sisi nya dan bidangnya pada ruang tersebut, serta memiliki enam sisi

Sifat Sifat Permukaan Kubus
Permukaan Kubus juga memiliki sifat tersendiri, yaitu :

Permukaan kubus memiliki sisi yang keseluruhan berbentuk persegi.
Permukaan kubus juga memiliki 8 buah titik sudut dan 12 buah rusuk sama panjang.
Permukaan kubus memiliki 12 buah diagonal sisi yang sama panjang dan 4 buah diagonal ruang yang sama panjang.
Permukaan kubus memiliki 6 buah bidang sisi dan 6 buah bidang diagonal berbentuk persegi panjang.
Rumus Permukaan Kubus
Luas Permukaan Kubus :

L = 6 x rusuk x rusuk = 6 x s2
Keliling Permukaan Kubus :

K = 12 x rusuk = 12 x s

Contoh soal luas permukaan kubus :
Contoh Soal 1

Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu= 10 cm. cari dan hitunglah luas permukaan kubus tersebut !
Penyelesaian :

Diketahui : s = 10 cm

ditanya : L = …?

Jawab :

L = 6 x s2

L = 6 x 10 x 10

L = 600 cm2

Jadi, luasnya permukaan kubus itu adalah = 600 cm2

Contoh Soal 2

Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu= 24 cm. cari dan hitunglah luas permukaan kubus tersebut !
Penyelesaian :

Diketahui : s = 24 cm

ditanya : L = …?

Jawab :

L = 6 x s2

L = 6 x 24 x 24

L = 3.456 cm2

Jadi, luasnya permukaan kubus itu adalah = 3.456 cm2

Contoh Soal 3

Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu = 14 cm. cari dan hitunglah luas permukaan kubus tersebut !
Penyelesaian :

Diketahui : s = 14 cm

ditanya : L = …?

Jawab :

L = 6 x s2

L = 6 x 14 x 14

L = 1.176 cm2

Jadi , luasnya permukaan kubus itu adalah = 1.176 cm2

Contoh Soal 4

4. Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu = 44 cm. cari dan hitunglah luas permukaan kubus tersebut !

Penyelesaian :

Diketahui : s = 44 cm

ditanya : L = …?

Jawab :

L = 6 x s2

L = 6 x 44 x 44

L = 11.616 cm2

Jadi , luasnya permukaan kubus itu adalah = 11.616 cm2

Contoh Soal 5

5. Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu = 38 cm. cari dan hitunglah luas permukaan kubus tersebut !

Penyelesaian :

Diketahui : s = 38 cm

ditanya : L = …?

Jawab :

L = 6 x s2

L = 6 x 38 x 38

L = 8.644 cm2

Jadi , luasnya permukaan kubus itu adalah = 8.644 cm2

Contoh soal keliling permukaan kubus :
Contoh Soal 6

Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu = 8 cm . cari dan hitunglah keliling permukaan kubus tersebut !
Penyelesaian :

Diketahui : s = 8 cm

ditanya : K = …?

Jawab :

K = 12 x s

K = 12 x 8

K = 96 cm

Jadi, keliling permukaan kubus tersebut adalah = 96 cm

Contoh Soal 7

Ada sebuah permukaan kubus yang memiliki panjang sisinya yaitu = 40 cm . cari dan hitunglah keliling permukaan kubus tersebut !
Penyelesaian :

Diketahui : s = 40 cm

ditanya : K = …?

Jawab :

K = 12 x s

K = 12 x 40

K = 480 cm

Jadi , keliling permukaan kubus tersebut adalah = 480 cm


Senin, 3 Pebruari 2020

Peristiwa Seputar Proklamasi

Sebagai bangsa yang bermartabat, sudah selayaknya kita memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya atas perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan serta merta, melainkan melalui perjuangan panjang.

Ada beberapa peristiwa penting yang mengiringi proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dikumandangkan oleh Presiden Sukarno pada tanggal 17 Agustus 1945.

Berikut ini adalah peristiwa penting sekitar proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

1. Jepang menyerah kepada Sekutu
Pada tanggal 6 Agustus 1945, tepatnya jam 08.15 pagi, kota Hiroshima telah di jatuhi bom atom oleh tentara sekutu. Lebih dari 70.000 orang penduduk kota Hiroshima telah menjadi korban bom atom tersebut.

Selanjutnya pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom yang kedua kembali dijatuhkan oleh Amerika Serikat di kota Nagasaki. Akibat ledakan tersebut, lebih dairi 75.000 orang penduduk Jepang di Nagasaki menjadi korban.

Pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki
Akibat pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki tersebut, mengakibatkan Jepang kehilangan kekuatan, sehingga Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus

Di dalam pertemuan di Saigon (Vietnam) tanggal 11 Agustus 1945 pukul 11.40 waktu setempat kepada para pemimpin bangsa Indonesia (Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Dr. Radjiman Wediodiningrat), Jenderal Besar Terauchi menyampaikan hal-hal berikut.

Pemerintah Jepang memutuskan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia dan untuk melaksanakan kemerdekaan dibentuk PPKI sebagai pengganti BPUPKI.
Pelaksanaan kemerdekaan segera dilakukan setelah persiapan selesai dilakukan dan secara berangsur-angsur dari Pulau Jawa, baru disusul oleh pulau lainnya.
Wilayah Indonesia akan meliputi seluruh bekas wilayah Hindia Belanda.
Pada tanggal 7 Agustus 1945 diumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Docuritsu Junbi Inkai. PPKI diketuai Ir. Soekarno dan wakil ketuanya Drs. Moh. Hatta.

2. Peristiwa Rengasdengklok
Setelah mendengar berita Jepang menyerah kepada Sekutu, bangsa Indonesia mempersiapkan dirinya untuk merdeka.

Waktu yang singkat itu kemudian dimanfaatkan sebaik-baiknya. Perundingan-perundingan diadakan antara para pemuda dengan tokoh-tokoh tua, maupun di antara para pemuda sendiri.

Meskipun demikian, di antara tokoh pemuda dengan golongan tua sering terjadi perbedaan pendapat, akibatnya terjadilah Peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Penting Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang Wajib Anda Ketahui
Peristiwa Rengasdengklok
Pada tanggal 16 Agustus pukul 04.00 WIB, Bung Hatta dan Bung Karno beserta Ibu Fatmawati dan Guntur Soekarno Poetra dibawa pemuda ke Rengasdengklok, kota kawedanan di pantai utara Kabupaten Karawang, tempat kedudukan cudan (kompi) tentara Peta.

Tujuan peristiwa ini dilatarbelakangi oleh keinginan pemuda yang mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Pemuda membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh oleh Jepang.

Setelah melalui perdebatan dan di tengah-tengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari, kedua tokoh itu akhirnya kembali ke Jakarta. Rombongan Soekarno–Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.00 WIB.

3. Perumusan Teks Proklamasi
Soekarno Hatta setelah singgah di rumah masing masing, kemudian bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol Nomor 1 Jakarta. (tempat Ahmad Soebardjo bekerja) untuk merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Malam itu juga segera diadakan musyawarah. Tokoh-tokoh yang hadir saat itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Ahmad Soebardjo, para anggota PPKI, dan para tokoh pemuda, seperti Sukarni, Sayuti Melik, B.M. Diah, dan Sudiro.

Tokoh-tokoh yang merumuskan teks proklamasi berada di ruang makan. Adapun tokoh yang menulis teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, sedangkan Drs. Mohammad Hatta dan Ahmad Soebardjo turut mengemukakan ide-idenya secara lisan.

Perumusan teks proklamasi sampai dengan penandatanganannya baru selesai pukul 04.00 WIB pagi hari, tanggal 17 Agustus 1945.

Naskah teks Proklamasi tulisan Ir. Sukarno
Pada saat itu juga telah diputuskan bahwa teks proklamasi akan dibacakan di halaman rumah Ir. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pagi hari pukul 10.00 WIB.

Naskah teks Proklamasi hasil ketikan Mohamad Ibnu Sayuti Melik
4. Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan
Pelaksanaan pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945. Sejak pagi telah dilakukan persiapan di rumah Ir. Soekarno, untuk menyambut Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Banyak tokoh pergerakan nasional beserta rakyat berkumpul di tempat itu. Mereka ingin menyaksikan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Sesuai kesepakatan yang diambil di rumah Laksamana Maeda, para tokoh Indonesia menjelang pukul 10.30 waktu Jawa zaman Jepang atau 10.00 WIB telah berdatangan ke rumah Ir. Soekarno. Mereka hadir untuk menjadi saksi pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Acara yang disusun dalam upacara di kediaman 1r. Soekarno itu, antara lain sebagai berikut.

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Pengibaran bendera Merah Putih.
Sambutan Wali Kota Suwiryo dan dr. Muwardi.
Upacara proklamasi kemerdekaan berlangsung tanpa protokol. Latief Hendraningrat memberi aba-aba siap kepada seluruh barisan pemuda. Semua yang hadir berdiri tegak dengan sikap sempurna.

Suasana menjadi sangat hening. Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta dipersilakan maju beberapa langkah dari tempatnya semula. Ir. Soekarno mendekati mikrofon.

Dengan suaranya yang mantap, Ir. Soekarno dan didampingi Drs. Moh. Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Pembacaan naskah teks Proklamasi Kemerdekaan oleh Ir. Sukarno
Sesaat setelah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan dilanjutkan upacara pengibaran bendera Merah Putih. Bendera Sang Saka Merah Putih itu dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno.

Suhud mengambil bendera dari atas baki yang telah disediakan dan mengibarkannya dengan bantuan Shodanco Latief Hendraningrat.

Kemudian Sang Merah Putih mulai dinaikkan dan hadirin yang datang bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bendera dinaikkan perlahan-lahan menyesuaikan syair lagu Indonesia Raya.

Pengibaran bendera pusaka pada Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945
Seusai pengibaran bendera Merah Putih acara dilanjutkan sambutan dari Wali Kota Suwiryo dan dr. Muwardi.

Pelaksanaan upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dihadiri oleh tokoh tokoh Indonesia lainnya, seperti Mr. Latuharhary, Ibu Fatmawati, Sukarni, dr. Samsi, Ny. S.K. Trimurti, Mr. A.G. Pringgodigdo, dan Mr. Sujono.

Pada saat itu juga telah diputuskan bahwa teks proklamasi akan dibacakan di halaman rumah Ir. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pagi hari pukul 10.00 WIB.


 

tusriyah Template by Ipietoon Cute Blog Design