Kamis, 30 Januari 2020

Kamis, 30 Januari 2020


Pengertian Paragraf Narasi
Paragraf Narasi adalah paragraf yang menceritakan tentang terjadinya sebuah peristiwa yang berlangsung berdasarkan kronologi atau urutan waktu.

Kejadian yang disampaikan di dalamnya bisa berupa cerita nyata (non-fiksi) atau bisa hanya sebuah khayalan saja (fiksi).

Ciri-Ciri Paragraf Narasi
Mempunyai unsur-unsur utama, seperti alur/plot, tokoh, konflik, latar.
Menggunakan sudut pandang penulis.
Berisi mengenai pengalaman penulis.
Terdapat unsur rangkaian waktu dan informasi.
Menonjolkan unsur tindakan dan perbuatan.
Terdapat latar suasana, tempat dan waktu.
Mempunyai tokoh dan perwatakan yang jelas.
Memakai urutan waktu dan tempat yang saling berhubungan.
Ciri-Ciri paragraf narasi

Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.
Dirangkai dalam urutan waktu.
Berusaha menjawab pertanyaan “apa yang terjadi?”
Ada konfliks.
Jenis Paragraf Narasi
Ada 2 jenis/macam paragraf narasi, yaitu narasi sugestif dan narasi ekspositoris.

1. Paragraf Narasi Sugestif
Merupakan sebuah paragraf yang menggambarkan rangkaian peristiwa yang tersusun sedemikian rupa guna merangsang khayalan pembaca mengenai peristiwa tersebut.

Tujuan utama paragraf ini adalah memberikan makna atas kejadian sebagai suatu pengalaman. Paragraf jenis ini digunakan juga untuk menjelaskan sebuah proses/rangkaian peristiwa.

Contoh singkat paragraf narasi sugestif:

Aku sedang berenang. Hingga kutemui dia telat walau hanya 10 menit dari jadwal. Setelah bertemu, aku dan dia berenang bersama. Melakukan berbagai gaya yang kami bisa, dan berlatih gaya-gaya renang yang belum dikuasai. Lalu kutatap wajahnya dan senyum nya yang memikat hati. Pada akhirnya aku mulai mulai salah tingkah dan hati ini pun berdebar-debar.

2. Paragraf Narasi Ekspositoris
Merupakan sebuah paragraf yang berisi rangkaian tindakan untuk disampaikan secara informatif, sehingga pembaca bisa memahami peristiwa yang terjadi dengan tepat.

Tujuan utama paragraf ini untuk menyampaikan sebuah informasi mengenai kejadian yang sedang terjadi, sehingga membuat pengetahuan pembaca bertambah.

Ciri-ciri paragraf ekspositoris:

Mempunyai tujuan menjelaskan pokok persoalan/memberi informasi kepada pembaca.
Hanya memberitahukan informasi tanpa mempengaruhi pembaca. keputusan akhir dikembalikan lagi kepada pilihan pembaca.
Menggunakan data dan informasi yang benar, yang kemudian dijabarkan menjadi lebih rinci.
Contoh singkat paragraf narasi ekspositoris:
Berternak ayam tidak sesulit yang dibayangkan, peternak yang baru berniat beternak ayam, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membuat kandang ayam sesuai dengan perkiraan/kebutuhan. Pembuatan kandang ayam sebaiknya diberi lampu guna menghangatkan suhu tubuh ayam. Kemudian setelah itu membeli ayam jantan 2 ekor dan betina 6 ekor. Pastikan ayam diberi makan secara teratur agar tidak mudah terkena penyakit dan rutin lah dalam membersihkan kandang.


1 komentar:

  1. Permisi Ya Admin Numpang Promo | www.fanspoker.com | Agen Poker Online Di Indonesia |Player vs Player NO ROBOT!!! |
    Kesempatan Menang Lebih Besar,
    || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802

    BalasHapus

 

tusriyah Template by Ipietoon Cute Blog Design